Tuesday, October 30, 2018

SEMANGAT PAGI……


SEMANGAT PAGI………
Jika suatu pagi dalam hari kita ada yang tidak menyenangkan, toh, masih banyak kemungkinan baik akan terjadi di siang hari. Satu hari dalam hidup Kita sangat panjang, tidak ada gunanya mengkhawatirkan pagi yang Kita pikir buruk. Di sisa hari yang masih kita punya, buatlah kenangan yang menyenangkan agar kita bersemangat menyambut pagi berikutnya.
Hidup memang tidak selalu baik, tidak selamanya bahagia, dan tidak setiap hari berjalan lancar. Namun, kita ingat bahwa pada setiap hari yang buruk pun, secuil kebaikan bisa terjadi. Esok juga akan lebih cerah dan membawa berkah dibandingkan hari ini. Jadi, semangatlah!

Monday, October 29, 2018

Umar Bin Abdul Aziz, Khalifah Sederhana dan Adil




Umar Bin Abdul Aziz, Contoh Penguasa Sederhana dan Adil
Menjadi khalifah
Atas wasiat yang dikeluarkan oleh Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik, Umar bin Abdul Aziz diangkat menjadi khalifah. Beliau dilantik menjadi khalifah selepas kematian Sulaiman bin Abdul Malik pada 99 H. Usianya saat itu memasuki 37 tahun. Dia menjadi khalifah kedelapan Bani Umayyah.
Ketika sampai di rumah, dari pemakaman Sulaiman dan dibaiatnya sebagai khalifah, Umar terlihat sangat sedih. Salah seorang budaknya menanyakan gerangan penyebabnya. "Orang seperti saya harus merasa sedih. Saya ingin memberikan hak kepada semua rakyat tanpa dia menulis surat dan menuntut kepadaku," jelas Umar.
Setelah diangkat sebagai khalifah, dia berpidato di hadapan rakyatnya, "Wahai para manusia, sesungguhnya tidak ada lagi kitab suci setelah Alquran, tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Tugas saya adalah bukan mewajibkan, tetapi sebagai pelaksana. Seorang yang melarikan diri dari seorang imam yang zalim, dia tidak salah. Ketahuilah ketaatan kepada makhluk hidup itu tidak diperbolehkan, apabila sampai melanggar Sang Pencipta."
Begitu secara resmi menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz mengumpulkan para ahli fikih yang ada di Madinah. Dia meminta kepada mereka untuk menulis suatu kezaliman yang mereka lihat atau merampas hak orang lain. Mengenai hal ini, ia juga pernah menulis surat kepada salah seorang gubernurnya. "Jika kamu mampu berbuat zalim kepada seseorang, ingatlah akan kemampuan Allah SWT Yang Mahatinggi kepadamu."
Selama melaksanakan tugasnya sebagai khalifah, waktunya begitu singkat. Umar bin Abdul Aziz hanya memerintah sekitar dua tahun lima bulan. Dia wafat pada Rajab tahun 101 H/719 M ketika berusia 39 tahun.
Kendati singkat, selama pemerintahannya, umat Islam merasakan ketenangan dan kedamaian. Sebab, sang khalifah telah memberi contoh dan teladan yang luar biasa bagi umat. Setelah wafatnya, kekhalifahan digantikan oleh iparnya, Yazid bin Abdul Malik.
Muhammad bin Ali bin al-Husin berkata tentang beliau, "Kamu telah mengetahui bahwa setiap kaum mempunyai seorang tokoh yang menonjol. Dan, tokoh yang menonjol dari kalangan Bani Umayyah ialah Umar bin Abdul Aziz. Beliau akan dibangkitkan pada hari kiamat kelak seolah-olah beliau satu umat yang berasingan."
 Itulah Sepenggal tentang  khalifah yang adil  Umar Bin Abdul Aziz

pelantikan ketua OSKHA (OSIS) dan Anggota.

Ketika pelantikan dimulai maka ketua OSKHA (OSIS) yang lama yang dijabat oleh Andra Dzikra telah tergantikan oleh Gibran yang disaksikan oleh Ibu Ai, Beserta Kepala Sekolah yaitu Bpk.Mahmud saat pergantian Pengurus maka pada pelaksanaan tersebut sungguh-sungguh merupakan hal yang tidak bisa terlupakan dan akan terkenang karena khidmatnya, hening, Seru dan terharu yang dirasakan oleh semua
.

Saturday, October 27, 2018

Friday, October 26, 2018

Pembelajaran Karakter Dengan Tidak Membuang Sampah Sembarangan.


Sekolah SD 6 Tahun, Sekolah SMP 3 Tahun, Sekolah SMA 3 Tahun, Kuliah 4 tahun selama ini kita ngapain aja, Hampir 16 Tahun kita Habis kan dengan pendidikan kalau masih buang sampah sembarangan ,Ada apa gerangan apakah pendidikan  karakter di masyarakat telah MEMUDAR??? Jangankan memungut membuang sampah pada tempatnya saja sudah tidak bisa.
Mencetak anak dengan prestasi akademis tidaklah mudah, tetapi mencetak anak yang Berkarakter dan memiliki ahlak yang baik jauh lebih sulit, di butuhkan KETEGASAN, KESADARAN dan KEBIAASAAN yang hanya bukan WACANA, namun juga sebuah contoh. lalu pendidikan karakter lebih kepada bagaimana menanamkan nilai nilai moral melalui pembiasaan.

Kebahagiaan itu terkadang itu bukan tentang bagaimana membuat Sesuatu dengan mewah


Kebahagiaan itu terkadang itu bukan tentang bagaimana membuat Sesuatu dengan mewah atau terlalu berpikir sempurna. pembuatan karya dengan sesederhana pun bias mendatangkan kebahagiaan, Kehidupan sederhana terkadang adalah cara yang benar untuk mendapatkan kebahagiaan. Orang menjalani kehidupan dengan cara berbeda-beda. Ada juga orang yang memilih hidup dengan tata krama tinggi dan juga adapula memenuhi kehidupannya dengan segala bentuk materi. untuk mendapatkan kebahagiaan.

So….jadi mau pilih yang mana ??? (coba renungkan).

Apa yang kalian lakukan jika jarak rumah dan sekolah adalah 232,3 km ?


Apa yang kalian lakukan jika jarak rumah dan sekolah adalah 232,3 km dan tak Sebentar jarak tempuh dengan kendaraan? Pasti kalian memilih untuk Tidak sekolah Jauh. Beda dengan Pemuda satu ini yang. Ia rela Jauh Dari rumah dan Orang tua demi sekolah dan ingin berprilaku sangat baik masuk boarding/Pesantren. Perjalanan Hidup terkadang licin, perjuangan belajar penuh tanjakan curam, kubangan lumpur dan jurang berada di sisi kiri dan kanan Jiwa seorang pemuda, Tapi Bagi pemuda berbeda, kemalasan dan dan godaan bermain sebagai anak muda, tidak menghalangi untuk mengenyam pendidikan dan satu tekad dihati semangat belajar yang luar biasa.

Thursday, October 25, 2018

BELAJAR DARI SEBUAH SEPATU


Jika salah satu pasangan sepatu hilang, rusak, atau tidak bisa dipakai. Maka sepatu yang lain juga tak ada artinya. Begitu pula dengan kita, jika salah satu dari keluarga, sahabat, kawan atau anak didik kita sekaligus memiliki masalah, maka kita merasa larut dalam memecahkan masalah tersebut, atau bahkan kita tidak bisa memecahkanya yang berakibat pecahnya suatu Keakraban atau membuat satu keharmonisan yang berbeda.

Bertemu Para Santri di Lamongan, Mendikbud Sampaikan Rumus 5 C


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berkunjung ke sejumlah pondok pesantren di Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu (17/10/18). 
Dia meninjau sekolah-sekolah yang diasuh oleh pondok pesantren (ponpes) tersebut dan memberi tausiah di depan ribuan santri dan pengurus.
Sejumlah ponpes itu, yakni Ponpes Karangasem Muhammadiyah, Ponpes Modern Muhammadiyah dan Ponpes Al-Islah Sendang Agung di Paciran Lamongan. Mendikbud juga menyerahkan bantuan komputer untuk SMP Muhammadiyah Karangasem, SMP Muhammadiyah Modern, SMP Muhammadiyah 12 Al Islah dan SMK Muhammadiyah Karangasem.
Di hadapan santri, alumni, guru dan ustaz di Ponpes Karangasem, Mendikbud mengajak santri untuk menyiapkan diri menghadapi revolusi industri 4.0.
“Santri harus lebih siap dan terbuka menghadapi tantangan,” ujarnya.
Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berpesan agar memperhatikan rumus 5C, yakni critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreatif), communication skill (kemampuan berkomunikasi), collaboration (berkolaborasi) dan confidence (percaya diri).
Meski dalam tradisi pesantren dikenal ketat dengan pelajaran teks agama, dia berpesan agar santri diajak berpikir kritis melihat dunia luar. 
Menurut dia, ilmu harus digali secara lebih luas dan mendalam, sesuai konteks, tetapi harus tetap kuat memegang akidah.
Di sisi lain, kreativitas juga harus ditunjukkan sepanjang waktu dengan cara membuat terobosan dan menemukan sesuatu yang baru. 
“Di Muhammadiyah tradisi kreatif sudah dimulai sejak KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), yakni dengan membuat sistem pendidikan modern pada zamannya. Santri yang tidak kreatif akan ditinggalkan oleh zaman,” katanya.

Dikutip dari https://nasional.sindonews.com

Tuesday, October 23, 2018

Monday, October 22, 2018

Panen Telah Tiba.

khalifah_bssukabumi......Hasil Kerja keras menanam Sayuran siswa/santri khalifah, akhirnya membuahkan hasil untuk di panen dan di bagikan untuk Karyawan smp khalaifah.Itulah salah satu Visi misi siswa/santri, yaitu Hidup bermamfaat untuk orang lain.

SELAMAT HARI SANTRI 22 OKTOBER 2018




Hari Santri Nasional: Ini Sejarah Hari Santri Nasional Yang Wajib Kamu Tahu, Faktanya Bikin Kagum. penetapan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
Hari Santri Nasional diperingati setiap tahunnya di Indonesia pada tanggal 22 Oktober.
Tak terkecuali pada 22 Oktober 2018 ini, Hari Santri Nasional kembali diperingati dengan mengambil tema 'Bersama Santri Damailah Negeri'.
Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional ini disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2015 lalu melalui Keppres Nomor 22 tahun 2015.

Thursday, October 18, 2018

DONASI UNTUK SAUDARA KU DI PALU TELAH SAMPAI DI TEMPAT

Alhamdulillah hasil pengumpulan dana Pray For Palu dari para donatur Smp Khalifah/orang tua siswa dan lingkungan sekitar telah sampai di tempat pengungsiannya secara langsung dana tersebut dibagikan oleh direktur H. Hendar Ali irawan....
berbagi kebahagiaan walaupun hanya sedikit meringankan beban para pengungsi, namun kita sebagai umat manusia dan sesama saudara minimal telah membuktikan rasa kepedulian kepada sesama atau korban gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya dengan satu tujuan mereka kita doakan supaya kembali bangkit.

Tugas Dan tanggung jawab OSKHA (OSIS)

1.Kewajiban Pengurus
  1. Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga OSIS.
  2. Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan dan martabat sekolah.
  3. Bersifat kolektif dalam mengambil keputusan.
  4. Menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada rapat perwakilan kelas pada akhir masa jabatannya.
  5. Selalu berkonsultasi dengan Pembina.
2. Tugas Pengurus
  1. Pengurus OSIS bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
  2. Pengurus OSIS menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada rapat perwakilan kelas pada akhir masa jabatan.
  3. Pengurus OSIS bertanggung jawab langsung kepada perwakilan kelas dan Pembina OSIS.
  4. Pengurus OSIS mempunyai masa kerja selama satu tahun pelajaran.
A. TUGAS KETUA
  1. Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana.
  2. Mengkoordinasi semua rapat pengurus.
  3. Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan dan direncanakan oleh rapat  pengurus.
  4. Memimpin rapat.
  5. Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat.
B. TUGAS WAKIL KETUA I DAN II
  1. Bersama-sama Ketua menetapkan kebijaksanaan.
  2. Memberikan saran kepada Ketua dalam mengambil keputusan.
  3. Mengganti Ketua jika Ketua berhalangan.
  4. Membantu Ketua dalam rangka melaksanakan tugasnya.
  5. Bertanggung jawab kepada Ketua.
  6. Wakil Ketua I bersama dengan Wakil Sekretaris I mengkoordinasikan Seksi I, II, III, Dan IV.
  7. Sedangkan Wakil Ketua II dengan Sekretaris II mengkoordinasikan Sekti V, VI, VII, Dan VIII.
C. TUGAS SEKRETARIS
  1. Memberi saran kepada Ketua dalam mengambil keputusan.
  2. Mendampingi Ketua dalam setiap rapat.
  3. Menyiapkan dan mendistribusikan dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan.
  4. Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat, dan evaluasi kegiatan.
  5. Bersama Ketua menandatangani setiap surat.
  6. Bertanggung jawab atas tertib administrasi organisasi.
  7. Bertindak sebagai notulis dalam rapat, atau diserahkan kepada wakil sekretaris.
D. TUGAS WAKIL SEKRETARIS I DAN II
  1. Aktif membantu pelaksanaan tugas Sekretaris.
  2. Menggantikan Sekretaris jika Sekretaris berhalangan.
  3. Wakil Sekretaris I mengkoordinasikan Seksi I, II, III, Dan IV.
  4. Wakil Sekretaris II mengkoordinasikan Seksi V, VI, VII Dan VIII.
E. TUGAS BENDAHARA
  1. Bertanggung Jawab dan mengetahui segala pemasukan atau pengeluaran uang atau biaya yang diperlukan.
  2. Membuat tanda bukti atau kwitansi setiap pemasukan atau pengeluaran uang untuk pertanggungjawaban.
  3. Menyampaikan laporan keuangan secara berkala.
F. TUGAS WAKIL BENDAHARA
  1. Membantu Bendahara dalam segala urusan keuangan yang diperlukan.
  2. Ikut membantu mengawasi pemasukan atau pengeluaran yang diperlukan.
  3. Membantu mencatat segala kegiatan untuk bahan laporan keuangan secara berskala dan menyiapkan tanda bukti pembayaran atau kwitansi.
G. TUGAS SEKSI – SEKSI
  1. Bertanggung atas seluruh kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya.
  2. Melaksanakan kegiatan yang telah diprogramkan.
  3. Menyampaikan laporan pertanggung jawaban kegiatan kepada pengurus pada akhir kegiatan.

Tuesday, October 16, 2018

Sakitnya hati Seorang Ibu.



Hati ibu mana yang tak sedih melihat kelakuan buah hati yang lupa padanya setelah punya keluarga dan hidup sukses. Itu pula yang dirasakan Nenek yati (75) saat ini.
Di sisa-sisa akhir hidupnya, Nenek yati malah ditinggalkan sebatang kara. Tambah menyedihkan, dua dari tujuh anaknya malah menitipkan buah hati mereka pada Nenek Yati yang secara fisik sudah begitu renta.
Selain Dani, Nenek Yati juga mengasuh wita. Mereka berempat tinggal di rumah kontrakan kecil ukuran 3x3 meter di daerah Bandung Barat.
"Di rumah tinggal Bertiga sama cucu saya satu lagi Wita. Dia gak mau tinggal sama bapaknya maunya sama nenek, setelah enggak sekolah lagi," kata Nenek renta ini
Wati cucu dari anak kedua Nenek Yati. Karena ditelantarkan orang tuanya dan dititipkan ke Nenek Yati, Aria kini putus sekolah.
Nenek Yati menceritakan, semasa hidupnya dia mempunyai 6 anak dan 19 cucu serta 4 buyut yang tinggal bersama anak-anaknya. Dikatakannya, anak yang lain termasuk orang mampu kerena memiliki banyak Tanah.
"Anak nenek, ada yang tinggal di makassar, di Jakarta. Ada satu anak Nenek yang jadi Sodagar tanah. Tapi nenek  enggak berharap sama mereka," ucapnya.
Sebagian anaknya bahkan ada yang sudah tidak mengakui Nenek  sebagai orangtuanya, dan telah melupakan dirinya. Kesedihan itu namun tak membuat Nenek Yati putus asa untuk tetap mengurus cucu-cucunya yang dititipkan.
"Anak saya yang di Makassar, udah lupa sama Nenek. Udah enggak ngirim kabar lagi, nenek juga enggak tau dia di mana sekarang," jelasnya.
Nenek Yati yang sudah bungkuk, tetap tegar menjalani hidup sambil mengurus Cucu. Dengan kondisi seperti itu, Nenek Yati mengaku masih sanggup mencuci pakaian dan memandikanya cucunya serta membuatkan Sup.


2 Pahala lebih banyak bagi yang Sulit membaca Al Quran.


2 Pahala lebih banyak bagi yang bersusah payah membaca Al Quran.
Tidak perlulah berkecil hati sekiranya masih dalam tahap tidak lancar dalam  membaca Al Quran. Tetap berupaya belajar terus untuk menguasainya walau harus susah payah sampai tersendat-sendat hingga mengulang-ngulangnya.
Dalam hal demikian Allah memberikan dua pahala yaitu pahala dalam membaca Al Quran dan pahala karena mengikhtiarkan dalam membacanya. Imam Qurthubi menghadirkan hadist yang membahas perbedaan derajat orang yang membaca Al Quran sebagaimana riwayat:
Imam Muslim Ra dari Aisyah Ra, ia berkata: Rasulullah bersabda:  Orang yang mahir membaca Al Quran bersama dengan para malaikat, sedangkan orang yang membaca Al Quran dan ia tersendat-sendat karenanya dan merasa payah, maka ia mendapatkan dua pahala (HR Muslim)

Derajat orang yang baru belajar membaca Al Quran
Para ulama berkata: Maksud tersendat-sendat dalam membaca Al Quran adalah mengulang-ngulang membacanya karena kesulitan. Dan ini Wallahu a’lam adalah untuk orang yang sedang belajar. Kepadanya ia mendapat dua pahala karena membaca Al Quran dan sebab kepayahannya berusaha membaca Al Quran.
Bila sudah menguasai bacaan, sebaiknya juga menghafalnya. Bila dalam menghafal juga mengalami kendala tidak hafal hafal, maka tetaplah istiqomah. Ini keutamaannya ketika kita menghafal namun tidak hafal hafal, maka dipastikan mata, telinga dan lisan enggan untuk melakukan maksiat, semakin lama kita mencoba menghafal terhindarlah kita sehingga diri menjadi bersih.
Menghafal Al Quran namun tidak hafal hafal, maka berprasangka baiklah kepada Allah. Karena Allah itu cinta kepada kita dengan tidak memberikan ayat ayatNya sampai kita benar benar layak dicintaiNya.
Memang dengan sulit membaca apalagi menghafal itu memang melelahkan. Namun bagi orang yang yakin, lelah yang demikian ini memuaskan, karena setiap lelahnya dicatat sebagai amal sholeh. Semakin lelah semakin sholeh.
Dari semua itu Imam Qurthubi menggaris bawahi pentingnya niat yang ikhlash dalam membaca Al Quran baik yang sudah menguasai maupun yang masih belajar. Banyak orang yang mencari ilmu hanya untuk pamer bermegah-megahan dan mencari kemuliaan dunia.
Walau sudah mahir masih saja seseorang itu memiliki niat serupa itu, namun demikian tidaklah perlu kuatir, karena Al Quran sendiri yang akan menjaga seseorang dari kecenderungan dunia. Menguatkan akan hal itu Imam Hasan berkata: Dulu kami menuntut ilmu hanya karena dunia lalu ilmu itu (Al Quran) menarik kami ke akhirat” .
Wallahu a’lam

Monday, October 15, 2018

Berjuang Hidup Dengan Keterbatasan jangan menyalahkan orang lain.

Hidup berjalan tak sesuai rencana atau sedang menghadapi cobaan yang mendera perasaan, maka biasanya hal paling mudah dilakukan banyak orang adalah menyalahkan orang yang menyayangi mereka seutuhnya, yakni orangtua, menyalahkan orangtua karena kehidupan Anda berantakan atau tak kondusif memang paling mudah, menyalahkan orangtua merupakan reaksi impulsif mayoritas manusia di dunia. “beberapa remaja selalu menyalahkan orangtua karena jalan hidupnya berantakan atau tidak sesuai keinginan,” Orangtua berada di nomor pertama menjadi pihak yang disalahkan. Hal ini terjadi mungkin karena orangtua memiliki pengaruh besar pada hidup anak-anak, meski terlihat langsung atau tidak,”.Namun, kebiasaan menyalahkan orangtua ini malah bisa berbalik membuat permasalahan hidup Kita ( remaja) makin keruh dan kusut. “Saat Kita merasa berada dalam masalah dan berpikir harus ada yang disalahkan. Lalu, memilih orangtua. kita melupakan tahapan penting dalam menyelesaikan masalah, Dan kita melupakan pengorbanan kedua orangtua kita dari mengandung sampai melahirkan  juga kita melupakan semua itu tidak pernah  menghadirkan rasa ikhlas dan bertanggung jawab,”. Menyalahkan orangtua justru menjadikan masalah hidup kita tidak selesai. Selanjutnya, membuat kita merasa menjadi korban sehingga melupakan satu tahapan penyelesaian masalah, yakni berjuang dan semangat. “Alihkan enerji menyalahkan orang lain dalam diri kita  menjadi energi untuk menerima masalah dan intropeksi diri,” Cara terbaik untuk menyelesaikan dan menghadapi masalah adalah jangan menyalahkan siapapun.

Setoran Hafalan Al-Qur'an Di Pagi Hari.


Inilah Salah Satu cara Para santri/Siswi mengenal Allah Swt Sang pencipta lebih dekat dengan mengkaji Al-quran
MENGENAL ADANYA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA
Kita wajib meyakini bahwa Allâh Pencipta seluruh makhluk benar-benar ada, walaupun kita tidak pernah bertemu, melihat, mendengar secara langsung. Banyak sekali dalil-dalil yang menunjukkan hal ini.
Maksudnya, keadaan manusia atau makhluk yang sudah ada ini tidak lepas dari salah satu dari tiga keadaan :

a.       Mereka ada tanpa Pencipta. Ini tidak mungkin. Tidak ada akal sehat yang bisa menerima bahwa sesuatu itu ada tanpa ada yang membuatnya.
b.      Mereka menciptakan diri mereka sendiri. Ini lebih tidak mungkin lagi. Karena bagaimana mungkin sesuatu yang awalnya tidak ada menciptakan sesuatu yang ada.
c.       Inilah yang haq, yaitu Allâh Azza wa Jalla yang telah menciptakan mereka, Dialah Sang Pencipta, Penguasa, tidak ada sekutu bagi-Nya.

Saturday, October 13, 2018

Kisah Inspiratif !!! Kisah Perjuangan Ibu Untuk Anaknya.



Kisah Inspiratif !!! Kisah Perjuangan Ibu Untuk Anaknya,

Kisah ini yaitu kisah riil satu keluarga yang begitu miskin, yang memiliki seseorang anak laki-laki. Ayahnya telah meninggal dunia, tinggalah ibu serta anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang diri membesarkan anaknya, serta disaat itu kampung itu belum memiliki listrik. Waktu membaca buku, sang anak itu diterangi sinar lampu minyak, sedang ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.

Saat memasuki musim gugur, sang anak masuk sekolah menengah atas. Tetapi justru waktu itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tak dapat lagi bekerja disawah. Waktu itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa kekantin sekolah. Sang anak tahu kalau ibuya tidak mungkin dapat memberikan tiga puluh kg beras itu. Serta lalu berkata pada ibunya :
 " Ma, saya ingin berhenti sekolah serta membantu ibu bekerja disawah ".

Ibunya mengelus kepala anaknya serta berkata : " Anda memiliki niat seperti itu ibu sudah suka sekali tetapi anda mesti tetap sekolah. Janganlah cemas, bila ibu telah melahirkan anda, tentu dapat merawat serta menjaga anda. Cepatlah pergi daftarkan kesekolah kelak berasnya ibu yang bakal bawa ke sana ".

Karena sang anak tetap bersikeras tidak ingin mendaftarkan kesekolah, mamanya menampar sang anak itu. Serta ini yaitu pertama kalinya sang anak ini dipukul oleh mamanya. Sang anak akhirnya pergi juga kesekolah. Sang ibunya selalu berpikir serta merenung dalam hati sambil lihat bayangan anaknya yang pergi menjauh.
Tidak berapa lama, dengan terpincang-pincang serta nafas tergesa-gesa Ibunya datang kekantin sekolah serta turunkan sekantong beras dari bahunya. Pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras serta buka kantongnya serta mengambil segenggam beras lalu menimbangnya serta berkata :

 " Kalian para wali murid selalu sukai mengambil keuntungan kecil, kalian lihat, di sini berisi campuran beras serta gabah. Jadi kalian sangka kantin saya ini tempat penampungan beras campuran".
Sang ibu ini juga malu serta berkali-kali meminta maaf pada ibu pengawas itu.
Awal Bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras serta masuk dalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong itu serta lihat. Masih dengan alis yang mengerut serta berkata :

 " Masih dengan beras yang sama ". Pengawas itupun berpikir, apakah tempo hari itu dia belum berpesan dengan Ibu ini serta lalu berkata : " Tidak perduli beras apa pun yang Ibu berikan kami bakal terima namun jenisnya mesti dipisah janganlah dicampur bersama, bila tak jadi beras yang dimasak tak dapat matang prima. Selanjutnya bila begini lagi, jadi saya tak dapat menerimanya ".

Sang ibu sedikit takut serta berkata : " Ibu pengawas, beras dirumah kami semua seperti ini jadi bagaimana? "

Pengawas itu juga tidak mau tahu serta berkata : " Ibu miliki berapa hektar tanah sehingga dapat menanam bermacam-macam type beras? "

Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu itu akhirnya tak berani berkata apa-apa lagi.

Awal bln. ketiga, sang ibu datang kembali kesekolah. Sang pengawas kembali geram besar dengan kalimat kasar serta berkata : " Anda sebagai ibu mengapa demikian keras kepala, mengapa tetap masih membawa beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu! ".

Dengan berlinang air mata sang ibu juga berlutut di depan pengawas itu serta berkata : " Maafkan saya bu, sesungguhnya beras ini saya bisa dari mengemis ".

Setelah mendengar kata sang ibu, pengawas itu kaget serta tak dapat berkata apa-apa lagi. Sang ibu itu pada akhirnya duduk di atas lantai, menggulung celananya serta memperlihatkan kakinya yang telah mengeras serta membengkak. Sang ibu itu menghapus air mata serta berkata : " Saya menderita rematik stadium paling akhir, bahkan untuk jalan juga sulit, terlebih untuk bercocok tanam. Anakku begitu tahu keadaanku serta ingin berhenti sekolah untuk membantuku bekerja disawah. Tapi saya melarang serta menyuruhnya bersekolah lagi. " Sampai kini dia tak memberitahu sanak saudaranya yang ada dikampung samping. Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya.

Setiap hari pagi-pagi buta dengan kantong kosong serta pertolongan tongkat pergi kekampung sebelah untuk mengemis. Sampai hari telah gelap pelan-pelan kembali kekampung sendiri. Hingga pada awal bln. semuanya beras yang terkumpul diserahkan kesekolah.

Pada saat sang ibu bercerita, secara tak sadar air mata Pengawas itupun mulai mengalir, lalu mengangkat ibu itu dari lantai serta berkata : " Bu saat ini saya bakal melapor pada kepala sekolah, agar dapat diberikan sumbangan untuk keluarga ibu. "

Sang ibu buru- buru menolak serta berkata : " Jangan sampai, bila anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya, jadi itu bakal menghancurkan harga dirinya. Serta itu bakal mengganggu sekolahnya. Saya begitu terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu dapat menjaga rahasia ini. "

Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah. Secara diam- diam kepala sekolah membebaskan cost sekolah serta cost hidup anak itu selama tiga tahun. Sesudah Tiga th. lalu, sang anak itu lulus masuk ke perguruan tinggi qing hua dengan nilai 627 point. Dihari perpisahan sekolah, kepala sekolah sengaja mengundang ibu dari anak ini duduk di atas tempat duduk utama. Ibu ini terasa aneh, begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi, namun mengapa cuma ibu ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi di sana masih tetap ada tiga kantong beras.

Pengawas sekolah itu akhirnya maju kedepan serta menceritakan cerita sang ibu ini yang mengemis beras untuk anaknya bersekolah. Kepala sekolah juga menunjukkan tiga kantong beras itu dengan penuh haru serta berkata :

 " Inilah sang ibu dalam narasi tadi. " Serta mempersilakan sang ibu itu yang sangat luar biasa untuk naik keatas mimbar.

Anak dari sang ibu itu dengan bebrapa sangsi melihat kebelakang serta lihat gurunya menuntun mamanya jalan keatas mimbar. Sang ibu serta sang anakpun saling bertatapan. Pandangan ibu yang hangat serta lembut tertuju pada anaknya. Akhirnya sang anak juga memeluk.



Penerimaan Siswa Baru Tahun ajaran 2019-2020 Telah dibuka.

   
       WAKTU PENERIMAAN

·         Gelombang 1 dimulai tanggal 01 Desember s.d 9 Desember 2018
·         Gelombang 2 dimulai tanggal 02 Februari  s.d 24 Februari 2019
·         Gelombang 3 dimulai tanggal 03 April s.d 14 April 2019

2.            SYARAT PENDAFTARAN:
·         Mengisi dan menyerahkan Formulir Pendaftaran
·         biaya administrasi pendaftaran sesuai dengan gelombang pendaftaran
·         Mengikuti tes seleksi
·         Foto Copy akte kelahiran
·         Foto Copy Ijazah yang telah dilegalisir 2 lembar
·         Foto Copy SKHUN yang telah dilegalisir 2 Lembar
·         Foto Copy Raport kelas V dan VI, 1 lembar
·         Foto diri 2 x 3 (Hitam putih), 3 lembar
·         Foto diri 3 x 4 (hitam putih), 3 lembar
·         Foto Copy KTP Kedua Orang Tua, masing-masing 1 lembar
·         Sumbangan buku bacaan islami/non islami untuk perpustakaan, 5 buku
·         Surat keterangan sehat dari dokter, 1 lembar
·         Foto Copy Kartu Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), 1 lembar

3.         TEMPAT PENDAFTARAN:
·          SMP Khalifah Boarding School pada jam kerja  (07.30 – 15.00 WIB), setiap hari
o     Alamat: Kp. Selakopi RT 001 RW 011 Desa Cijengkol, Kec. Caringin Kab.Sukabumi, Jawa Barat 43154
o     Telepon (0266) 532949

4.         PELAKSANAAN UJIAN MASUK:
·          Pada Tanggal 4 Mei 2019 ( Di sesuaikan )
·         Dimulai pukul 07.30 - selesai
o     Tempat: SMP Khalifah Boarding School
o     Alamat: Kp. Selakopi RT 001 RW 011 Desa Cijengkol, Kec. Caringin Kab.Sukabumi, Jawa Barat 43154 

5.        MATERI TES:
·         Tes Akademik Dan Bahasa
·         Screening Hafalan dan Baca Al-Quran
·         Tes wawancara orang tua siswa
·         Tes wawancara calon peserta didik
·         Tes Psikotes
6.         PENGUMUMAN HASIL UJIAN MASUK
    Pengumuman dapat dilihat melalui:

7.        CONTACT PERSON
·         Ustad Hamdan               : 0815 7278 2940
·         Ustadzah Siti Rahma     : 0815 6339 3243
·         Ustadz Irfan                    : 0858 6489 4207
·         Ustadz Abu Rayyan       : 0823 0710 6108